Mengenal dasar permissions di Linux

Bismillah,

Salah satu alasan saya menggunakan GNU/Linux adalah adanya konsep ownership (kepemilikan) dan permissions (perizinan) file, dengan konsep ini dapat memberikan keamanan pada tingkat file, memahami konsep ini merupakan dasar yang harus bisa dipahami bagi pengguna linux.
Tutorial tentang hal ini saya kira sudah banyak baik yang berbahasa indonesia atau asing, akan tetapi pada artikel ini saya mencoba merangkum apa yang saya pelajari tentang permissions atau perizinan suau file di linux

Dasar File Permissions

Pengelompokkan Permission

Permissions atau perizinan dikelompokkan menjadi 3 :
– owner, owner atau pemilik merupakan permission yang melekat pada user pemilik dari file tersebut.
– group, group merupakan permissions yang melekat pada satu atau beberapa user yang satu group dengan user owner/pemilik file tersebut berada.
– other, other merupakan permission yang melekat pada user lain, yang selain user owner tersebut atau user yang satu grup dengan user owner

Jenis Permissions

Jenis Permissions pun terbagi 3 :
– Read, ditandai dengan ‘r’ menunjukkan bahwa user hanya bisa membaca file tersebut
– Write, ditandai dengan ‘w’ menunjukkan bahwa user dapat menulis atau mengubah file tersebut
– Execute, ditandai dengan ‘x’ menunjukkan bahwa user dapat mengeksekusi file tersebut

contoh, kita bisa buka pada direktori home kita, dan jalan kan perintah ls -l :

perhatikan pada kolom pertama, terdapat drwxrwxr-x , dan dapat kita pecah 4 bagian :
– d, artinya file ini merupakan direktori atau folder (di GNU/linux direktori pun disebut sebagai file), jika bukan direktori maka tandanya adalah ‘ – ‘
– rwx, ini merupakan jenis permission untuk user owner file tersebut, jika dilihat dari tanda rwx, berarti user owner bisa melakukan semua jenis operasi perizinan, read, write dan execute
– rwx, ini merupakan jenis permission untuk user yang satu group dengan owner file tersebut, jika dilihat dari tanda rwx, berarti user yang satu group dengan owner bisa melakukan semua jenis operasi perizinan, read, write dan execute
– r-x, ini merupakan jenis permission untuk user selain owner dan user yang satu group dengan owner, dan ditandai dengan r-x minus w , artinya user tersebut hanya bisa membaca dan meng-eksekusi tanpa bisa melakukan write atau menulis/mengubah, jika ini direktori maka user tersebut tidak dapat membuat file baru di direktori tersebut

Merubah Permission

Untuk merubah permission dari suatu file, kita bisa menggunakan perintah chmod.
chmod [option] [file]

catatan : u : user owner, g : group, o:other (user selain owner dan group), a:semua user
untuk memberikan permission kepada read user owner :

chmod u+r file

untuk memberikan permission execute kepada group :

chmod g+x file

untuk memberikan permission write kepada other :

chmod o+w file

untuk memberikan permission read kepada all user :

chmod a+r file

untuk menghapus permission read kepada user owner :

chmod u-r file

untuk menghapus permission write kepada user owner :

chmod u-w file

untuk memberikan permission read kepada read dan write user owner :

chmod u+rw file

untuk memberikan permission read dan write dan execute kepada group :

chmod g+rwx file

contoh, kita buat file baru :

cd /tmp
touch permission.txt

kemudian kita tampilkan permission dari file permission.txt :

ls -l permission.txt

dari tampilan hasil perintah ls -l permission.txt kita dapati daftar permission -rw-rw-r--
rw- untuk owner, rw- untuk group dan r-- untuk other atau user selain owner dan group

untuk memberikan permission execute kepada user dan group, gunakan perintah :

chmod ug+x permission.txt

menggunakan binari untuk mengatur Permission

Selain cara diatas kita juga bisa menggunakan referensi binari untuk mengatur permission suatu file, mudahnya kita representasikan permisssion ke binary seperti berikut :
– r = 4
– w = 2
– x = 1

untuk mengatur permission dengan binary gunakan perintah : chmod {binary}{binary}{binary} file , contoh :

chmod 641 file

perintah tersebut akan memberikan permission :
read+write pada user owner, karena 6 (angka pertama) merepresantikan 4+1 atau (r+w)
write pada group, karena 4 (angka kedua) merepresantikan w (w=2)
execute pada other, karena 1 (angka terakhir) merepresantikan x (x=1)

contoh :

chmod 641 permission.txt
ls -l permission.txt

mengenal-dasar-hak-akses-3.png "penggunaan binari untuk mengatur permission"Demikin pengenal dasar hak akses di GNU/Linux, semoga bermanfaat.